Selasa, 27 Desember 2016

ketiadaan UN
Saya tidak sependapat dengan Setia Naka Adrian karena akan tidak sangat adil apabila suatu kelulusan berdasarkan dengan UN karena akan ada suatu situasi yang tidak bagi para siswa. Contohnya apabila murid tersebut pandai namun saat UN dilaksanakan siswa tersebut malah adabsuatu kendala aeperti tidak enak badan misalnya. Maka anak tersebut tidak akan dapat maksimal untuk mengerjakan UN. Contoh lainnya apabila ada anak yang mendapat kunci jawaban dan ada yang tidak maka akan sangat tidak adil apabila anak yang tidak mendapat kunci tidak lulus. Menurut saya lebih baik untuk diadakannya evaluasi atau semacamnya untuk mengukur pengetahuan siswa tersebut tentang pelajaran. Dan itu harus mencakup semua mata pelajaran, tidak hanya pelajaran yang inti-inti saja seperti matematika, Bahasa Indonesia, dll. Karena apabila hanya mata pelajaran tertentu saja maka siswa akan fokus untuk pelajaran itu saja dan mengabaikan mata pelajaran lain. Mungkin itu saja pendapat saya, terima kasih
(Rohmatul Hidayah 3E)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar